TANJUNGPINANG, KOMPAS.com – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat pesisir. Kali ini, langkah nyata dilakukan oleh Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan (SEP), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, yang turun langsung ke Desa Resun, Kabupaten Lingga.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Unggulan Prodi, dosen dan mahasiswa berkolaborasi memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata dalam Mendorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal”, kegiatan ini bertujuan mengubah potensi desa yang belum tergarap maksimal menjadi sumber ekonomi baru.

Kuliah Langsung di Lapangan
Program ini tidak hanya bermanfaat bagi warga, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Kegiatan ini terintegrasi dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana keterlibatan mahasiswa dihargai dengan konversi setara 20 SKS.
Para mahasiswa peserta MBKM mengaku antusias bisa terlibat langsung. Bagi mereka, program ini membuka mata terhadap tantangan riil pembangunan desa yang tidak ditemukan di dalam kelas, sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.

Apresiasi Kepala Desa
Kehadiran tim UMRAH disambut hangat oleh perangkat desa setempat. Kepala Desa Resun memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurutnya, pendampingan dari akademisi sangat dibutuhkan untuk membangun semangat dan kapasitas warga dalam mengelola aset wisata desa.
Sinergi antara kampus dan desa ini diharapkan tidak berhenti di sini. Program ini diproyeksikan menjadi pemicu berkelanjutan bagi Desa Resun untuk tumbuh menjadi desa wisata mandiri, sekaligus menjadi contoh nyata dampak positif perguruan tinggi bagi ekonomi masyarakat Kepulauan Riau.

