
Tanjungpinang – Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Jurusan Manajemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyelenggarakan Kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional (LKTI) dengan tema “Pembangunan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang Inklusif, Berkelanjutan dan Berdaya Saing”, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan (LKTI) ini diikuti oleh perwakilan dari 10 perguruan tinggi, yakni Universitas Tanjungpura, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Diponegoro, Universitas Gunung Rinjani, Universitas Mulawarman, Universitas Siber Asia, Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana, serta Politeknik Keuangan Negara STAN.
Pengumuman pemenang dilaksanakan di Gedung Auditorium Universitas Maritim Raja Ali Haji dan turut diikuti secara daring oleh peserta dari berbagai universitas lainnya.
Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB-selesai, serta dihadiri oleh peserta LKTI dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Acara ini turut dihadiri Secara daring oleh Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji, Bapak Donny Apdillah, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kualitas mahasiswa. Menurutnya, penulisan karya ilmiah tidak sekadar menjadi kewajiban akademik, tetapi juga sarana untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman, serta membentuk pola pikir kritis dan sistematis.

Sebelum pengumuman pemenang LKTI, kegiatan diawali dengan sesi sharing session yang disampaikan oleh Fitria Ulfah, S.P., M.M., selaku narasumber pada kegiatan ini. Dalam pemaparannya, ia memberikan gambaran mengenai tata cara penulisan karya ilmiah yang baik dan benar agar mampu bersaing hingga tingkat nasional. Ia menekankan pentingnya ketepatan dalam menentukan ide, penyusunan sistematika penulisan yang jelas, penggunaan data yang valid, serta penerapan metode analisis yang tepat sebagai kunci utama dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
Dalam proses seleksi, seluruh karya yang masuk telah melalui tahapan penilaian yang ketat dan sistematis guna menjamin kualitas serta integritas akademik. Tahapan tersebut meliputi pemeriksaan tingkat kesamaan (similaritas) dengan ambang batas maksimal 35%, pengecekan indikasi penggunaan kecerdasan buatan (AI), serta penilaian substansi karya yang mencakup kesesuaian topik, mutu gagasan, kedalaman analisis, ketajaman kesimpulan dan sintesis, kualitas serta relevansi sumber referensi, hingga kesesuaian format penulisan artikel ilmiah.
Melalui proses seleksi tersebut, panitia menetapkan sejumlah karya terbaik yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan inovatif dan solutif terhadap berbagai persoalan di bidang sosial ekonomi perikanan. Seluruh karya tersebut mengacu pada tema besar, yakni “Pembangunan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang Inklusif, Berkelanjutan dan Berdaya Saing”. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar dalam melahirkan pemikiran yang tidak hanya kuat secara akademis, tetapi juga relevan dan berdampak nyata bagi pembangunan sektor pesisir dan perikanan di masa depan.
Berdasarkan hasil pengumuman pemenang LKTI tahun 2026, Pada kategori Ide Implementatif Terbaik, peringkat pertama diraih oleh Ali Sabatana Kano dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan total nilai 2185, disusul Sendi Kurnia Putra dan Adinda Firana dari Universitas Maritim Raja Ali Haji dengan total nilai masing-masing 2160 dan 2155. Pada kategori Analisa Terbaik peringkat pertama diraih oleh Andrew Febriant Sihotang dari Institut Teknologi Sumatera dengan total nilai 2420, peringkat kedua, Anwar Ibrahim dari Universitas Maritim Raja Ali Haji dengan total nilai 2335 dan peringkat ketiga Abian Muhammad Putrawan dari Universitas Tanjungpura dengan total nilai 2250. Sementara itu, pada kategori Karya Ilmiah Terbaik peringkat pertama adalah Ondo Hopman Sumanjaya Manalu dengan total nilai 2640, diikuti Ralda Ayu Bintani dengan total nilai 2515 dan Muhammad Faisal dengan total nilai 2500, ketiga pemenang berasal dari Universitas Maritim Raja Ali Haji
Penulis: Friggia Editha Maryen
